… perjalanan semalam kembali …

sedikit catatan dari masa lalu… Wednesday, July 16, 2003 ; 3:10 PM

… perjalanan semalam kembali …

: cinta dan beer

dalam perjalanan kemarin itu, aku sempat di interogasi sang rembulan.aku yakin dia mengejekku dan selalu mencemooh tindakanku.

‘kau memang bajingan! tapi aku menyayangimu’ katanya padaku

aku hanya tersenyum padanya.

‘kau memang penuh misteri, kau merelakan kebebasanmu demi sepotong nafsu.’

memang malam itu aku berangkat jauh, ke tempat yang lama, tempat di mana aku pernah menikmati malam-malam panjangku bersama sang waktu, botol hijau, dan cinta. aku kembali ke sana, setelah sekian lama.

‘apa kau yakin setelah melewati sepuluh persinggahan kecil tadi?’

kukatakan padanya kalau aku tak perduli akan berapa persinggahan kecil yang harus kulewati demi malam ini. sebuah malam yang akan menjadi catatan sejarah baru di tengah-tengah misteri kehidupanku.

‘dia kan sudah memiliki belahan hati yang lain? kau hanya mengacaukan!’

mungkin aku memang hanya mengacaukan. tapi kalau aku tak salah, dia dan aku telah lama saling ingin memiliki, bukan hanya dulu atau saat ini, mungkin kalau ada yang mengizinkan, selamanya.

tapi aku tak yakin. karena itu aku ingin memiliki malam ini untuk diriku, dirinya, nafsu, dan cinta.

‘aku tak ingin berkomentar, kalau kau yakin, aku juga merestui’

restumu, bagian dari perjalananku. aku yakin akan semua, kalau tidak, semua kebohongan yang sudah kuucapkan akan sia-sia.

‘hati-hati di perjalananmu, aku tak mau tahu apa yang akan terjadi, terjadilah!’

baiklah… aku juga pasti akan menanggung semuanya sendiri. toh memang kujalani begini adanya. ini yang kucari, kehidupan yang berirama… bermelodi. mau keras… mau mellow… aku tak ambil pusing.

kemarin sudah berlalu, sekarang adalah hari ini. aku tenang, aku senang. aku puas dengan semua yang sudah kulakukan kemarin. perjalananku, kebohonganku, ketakutanku, kenyamananku, keindahan waktu, dan cinta. entah apa lah namanya bila dia yang mengucapkan. tapi untukku, itu nafsu dan cinta. aku pernah katakan padanya, aku dan dia mungkin pernah bersatu di kehidupan yang dulu. mungkin…

aku mencintainya, dan aku tak perduli sampai kapan aku akan begini. takkan bersatu untuk selamanya pun tak apa. kuingin dia tahu.

Advertisements

~ by vla on September 16, 2006.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: