~terik hujan

sore ini terik… dan hujan,
senja beranjak tuk menari di langit sore.

saat kutanya kau tentang wanitamu,
dijawabnya dengan lantang tentang kau dan aku.

ternyata, hujan terik bukan hanya tentang kematian,
ternyata, ia juga tentang ramahnya sepi yang menjalar.

sampaikan saja salamku tuk panas,
mungkin dia akan datang menyambutmu sore ini.
sampaikan juga salamku tuk wanitamu,
yang memang ternyata cinta padamu.

hujan berhenti,
malu ia pada lembayung senja.

Advertisements

~ by vla on June 22, 2009.

4 Responses to “~terik hujan”

  1. *senyum2 baca* kereennnn

    • senyum2 ndiri ga ada yang liat kan, cang? takutnya ditangkap ntar, bang! :p

      • kalo nge bang! nya berima dengan uang, sayang, sandang ..si ga papa :)) asal jangan jurang atau panggang saja 😀

  2. Dia menjelma api
    yang tak mudah padam
    kita harus coba mengerti pemantiknya
    dan yang membuatnya tetap menyala
    dan kita akan mengerti apa yang dapat memadamkannya
    appron, air atau hanya sekedar kata-kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: