:untuk langit

Serupa langit di bulan September, terang cintamu.
Seriang tawa di musim panas, ceria warna hariku.
Sepahit kopi hitam di cangkirku, kisah yang kita tuturkan dalam malam.
Seperti embun yang tertetes di sudut mata, setitik demi setitik airmata keluar dari mata kita.

Pun derai rindu yg tertutur saat sepi mulai mengelu,  meranggas bagai lembaran dedaun di bulan kemarau.

Izinkan aku memelukmu,
di atas pelangi,
di antara hujan senja dan kelam malam.

~bdg // senyap diantara bisingnya dan lelapmu.

Advertisements

~ by vla on September 23, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: