•October 5, 2009 •
Leave a Comment

seperti terpaksa,
hari ini… surya (seakan) mengalah pada mega.
dan memang,
sudah lama langit tak bermuram durja dan menangis.
*artwork by ~vL3e
Posted in puisi
Tags: bandung, hujan, puisi
•July 18, 2009 •
2 Comments
dia seorang perempuan
“karena ia adalah imaji. sebagai ilusi. yang telah memabukanku. maka
kuterima bayang-bayangnya menyetubuhi diriku.”
dia seorang perempuan
“karena demikian indah kenangan itu. walau tak sampai. walau. maka
aku tolak saja segala kenyataan. yang tak seindah imaji. ilusi yang
memabukanku hingga kini.”
dia seorang perempuan
“karena ia adalah imaji. sebagai ilusi. yang telah memabukanku. maka
akan kuusir ia. jika datang sebagai daging segar lelaki!”
dia seorang perempuan
di imaji lelaki
**dia yang jatuh cinta, di sela surat elektronik dahulu.
Posted in puisi
Tags: jalang, kupu, love, puisi
•July 14, 2009 •
4 Comments
tiba-tiba, sesaat ada sesuatu yang menyesakkan dada.
bukan… bukan karena sesuatu yang bertumbuh di dalamku
jika ini onak yang dulu pernah tertancap, kurasa aku tak perlu khawatir karena kutahu apa yang menjadi biangnya.
tapi jika ini benda asing yang tak berwujud, siapakah yang bisa membantu?
mungkin, aku merindu.
Posted in my story
Tags: hidup, lelah, love, past, puisi
•July 3, 2009 •
3 Comments

At this time, I think my thoughts for just a moment ago was too silly…
I was thinking about having a fabulous evening with you.
Just a dinner for two. I don’t really need that candle light, but I guess a long comfort full of laugh talks will do my night-to-remember for a lifetime…
I was thinking about laying my head on your shoulder and fall asleep there beside u.
I know that’d be too much to ask; because having your time for myself only, for a while is more than enough.
I know… That was too silly.
I know, I should be very thankful for knowing you.
And furthermore, I’m grateful for just being here.
Posted in my story
Tags: hidup, love, my story, romantic, vla
Kata mereka...